Kamu mau coba vape, tapi masih bingung pilih device yang cocok? Tenang Vapers! Kini ada banyak pilihan pod dengan bentuk, fitur, dan harga yang berbeda. Kalau kamu masih baru mengenal dunia vape, sebaiknya jangan asal pilih hanya karena desainnya yang menarik atau lagi populer.
Ada beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum membeli. Yuk, simak tips memilih pod untuk pemula pada artikel ini!
Tips Memilih Pod untuk Pemula
Bagi pemula, memilih pod yang cocok memang butuh banyak pertimbangan. Biar gak salah pilih, berikut ini tips memilih pod untuk pemula diantaranya:
1. Pahami Jenis Pod
Hal pertama yang perlu kamu pahami adalah jenis pod yang tersedia di pasaran. Umumnya ada 2 jenis pod vape yakni closed system dan open system. Berikut perbedaan masing-masing jenis pod:
- Open System: Jenis open system pod memungkinkan pengguna mengisi liquid sendiri ke dalam cartridge. Jenis ini cocok bagi vapers yang ingin memilih rasa liquid yang sesuai selera. Pada saat artikel ini ditulis, pod dari TRML menggunakan sistem ini sehingga kamu bisa mengganti liquid sesuai seleramu.
- Closed System: Pod closed system menggunakan cartridge atau pod yang sudah terisi liquid dari produsen. Pengguna biasanya tinggal memasang cartridge tersebut ke device atau menggunakan device langsung karena komponen pod sudah built-in (menjadi satu kesatuan).
2. Pilih Bentuk dan Ukuran yang Nyaman
Kalau kamu sudah paham jenis pod, selanjutnya kamu juga harus mempertimbangkan desainnya. Terutama kalau kamu tipe orang yang banyak beraktivitas. Ada pod yang bentuknya stick dan berbentuk kotak kecil yang biasanya punya body yang lebih lebar.
Pod stick seperti pod T28 TRML, cocok buat kamu yang suka desain simple dan mudah disimpan di saku atau tas kecil. Hand feelnya juga nyaman saat digenggam. Sedangkan bentuk pod kotak lebih tegas. Pada model tertentu pod ini menyediakan ruang untuk baterai atau layar.

3. Pertimbangkan Kemudahan Penggunaan
Bagi pemula, device yang pengoperasiannya sederhana biasanya lebih mudah dipahami. Beberapa pod punya layar untuk menampilkan informasi seperti daya, level, baterai, atau pengaturan tertentu. Ada juga perangkat tanpa layar yang mengutamakan desain minimalis.
Perhatikan juga sistem aktivasi yang digunakan. Pod dengan draw activation akan aktif ketika pengguna menghisapnya. Sedangkan model dengan tombol, mengharuskan pengguna menekan tombol untuk mengaktifkannya.
4. Cek Ketersediaan Cartridge
Jangan lupa, pentingnya kamu untuk cek cartridge. Cek ketersediaan cartridge menjadi salah satu tips memilih pod untuk pemula karena cartridge adalah komponen penting pod. Cartridge merupakan komponen penting karena fungsinya sebagai tempat liquid sekaligus bagian dari sistem pemanas pada pod.
Biasanya, produsen pod menyediakan cartridge khusus yang dijual terpisah. Namun, setiap cartridge belum tentu kompatibel dengan semua device meskipun bentuknya terlihat sama. Maka dari itu, perlunya kamu cek ketersediaan cartridge tersebut. Seperti pod T28 TRML memiliki cartridge T-Max dengan pilihan 0,6 dan o,8 ohm.
5. Perhatikan Performa Device
Kamu juga harus memperhatikan performa device karena hal ini merupakan bagian yang penting supaya mendapatkan performa pod yang bagus. Salah satu hal yang sering diperhatikan pengguna adalah kemampuan device menghasilkan rasa dari liquid.
Hasil rasa dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kualitas coil, material cartridge, daya yang digunakan, dan kecocokan liquid dengan perangkat. Sangat penting bukan?
6. Pahami Resistansi Coil (Ohm)
Pernakah melihat angka resistensi seperti 0,6 ohm atau 0,1 ohm pada cartridge? Angka tersebut menunjukkan hambatan listrik pada coil yang berperan dalam proses pemanasan liquid.
Coil dengan resistansi lebih rendah dapat bekerja pada daya lebih tinggi dan menghasilkan uap lebih banyak. Sebaliknya, resistensi lebih tinggi biasanya digunakan pada daya yang lebih rendah dan menghasilkan uap yang sedikit.
Bagi kamu yang masih pemula, jangan coba-coba mengkombinasikan coil yang tidak sesuai dengan spesifikasi device karena dapat mengganggu performa dan meningkatkan resiko penggunaan.
7. Perhatikan Fitur Keamanan
Selain desain dan performa, fitur keamanan juga perlu kamu pertimbangkan, lo. Periksa apakah device punya perlindungan terhadap korsleting atau bahaya lain.
Beberapa perangkat pod TRML menggunakan material Zinc Alloy dan PCTG. Zinc Alloy merupakan material logam yang membuat body pod lebih kokoh. Sedangkan PCTG adalah jenis plastik termoplastik yang digunakan pada komponen tertentu.
Pod TRML juga memiliki sistem auto-puff, yaitu aktivasi otomatis saat pengguna menghisap tanpa perlu menekan tombol. Sistem tanpa tombol firing dapat mengurangi risiko tombol tertekan secara tidak sengaja. Tombol firing yang tertekan tanpa sengaja bisa membuat baterai pod cepat habis dan memperbesar risiko kapas gosong.
8. Tonton atau Baca Review Device
Kalau kamu masih ragu menentukan pilihan, coba cari ulasan device dari kreator atau influencer berpengalaman yang membahas vape. Kamu bisa mencarinya di Youtube ataupun TikTok.
Kamu bisa membandingkan beberapa ulasan supaya mendapat gambaran yang seimbang. Pastikan juga sumbernya terpercaya dan informasi yang disampaikan sesuai dengan spesifikasi resmi produk.
9. Sesuaikan dengan Budget
Terakhir, tentukan budget atau anggaran sebelum membeli. Di pasaran, kamu bisa menemukan pod dengan harga sekitar Rp 150.000 hingga Rp 200 ribuan atau bahkan lebih, tergantung merek dan fitur.
Sebelum membeli, bandingkan dulu fitur, ketersediaan cartridge, dan biaya perawatan agar kamu paham total pengeluarannya. Sesuaikan juga dengan anggaran kamu saat ini.
Perlu kamu Ingat, harga tinggi tidak selalu berarti paling bagus, semua tergantung spesifikasi dan kenyamanan saat kamu pakai. Sedangkan harga yang terjangkau juga bisa kamu pertimbangkan berdasarkan kualitas produknya.
Buat vapers pemula, mungkin akan ada banyak pertimbangan dalam memilih pod. Dengan memahami setiap aspek-aspek diatas, kamu bisa menilai spesifikasi produk secara lebih tepat sebelum mengambil keputusan.
Terimakasih telah membaca artikel ini. Semoga Tips memilih pod untuk pemula bisa bermanfaat bagi Vapers yang sedang mencari vape. Jika kamu suka dengan artikel ini, jangan lupa share dan terus baca artikel-artikel kami lainnya yang membahas seputar dunia vape!
Mau beli pod? Beli dari rekomendasi berikut:


