Hai, Vapers! Apakah baterai vape kamu cepat panas, bentuknya berubah, atau bahkan mengeluarkan cairan? Waspada, kondisi ini menandakan adanya kebocoran atau kerusakan pada baterai vape kamu.
Lalu, apa saja ciri-ciri, penyebab, dan cara mengatasi baterai vape yang bocor? Yuk, cari tahu jawabannya pada pembahasan berikut!
Ciri-Ciri Baterai Vape Bocor
Sebelum membahas penyebabnya, kamu perlu mengetahui ciri-ciri kebocoran pada vape. Berikut ini beberapa ciri baterai vape bocor antara lain:
1. Muncul Cairan Atau Residu yang Tidak Biasa
Jika pada baterai kamu muncul cairan yang tidak biasa, itu artinya telah terjadi kebocoran pada baterai vape kamu.
Baterai tersebut mengandung elektrolit yang berbahaya jika bocor. Maka dari itu, hindari menyentuh cairan tersebut secara langsung.
2. Bungkus Baterai Rusak atau Sobek
Jika bungkus baterai vape kamu sobek, terkelupas, atau memperlihatkan bagian logam, baterai beresiko mengalami korsleting ketika bersentuhan dengan permukaan konduktif.
Jika kondisi ini terjadi, maka hentikan penggunaan sampai kamu menggantinya dengan baterai baru.
3. Baterai Mengembung atau Berubah Bentuk
Baterai yang menggembung atau penyok artinya kondisinya sudah tidak aman. Perubahan fisik ini menandakan adanya kerusakan pada baterai. Jangan coba-coba untuk memasukkan kembali baterai yang sudah kembung ke dalam vape karena bisa menambah resiko kerusakan.
4. Terasa Panas Berlebihan
Jika baterai mengalami kenaikan suhu panas berlebih padahal sedang tidak digunakan, atau bahkan tetap panas setelah pengisian, artinya ada kebocoran pada baterai. Kondisi ini berasal dari dalam baterai itu sendiri seperti korsleting atau pengisian daya yang berlebih.
5. Tercium Bau Kimia atau Suara Mendesis
Hal selanjutnya yang menandakan kebocoran baterai adalah terciumnya bau aneh, suara mendesis, atau bahkan ada percikan api.
Jika salah satu hal tersebut terjadi, jangan gunakan atau isi daya baterai tersebut. Jauhkan diri dari perangkat dan cari bantuan jika muncul asap atau tanda kebakaran.
Penyebab Baterai Vape Bocor
Lalu apa saja penyebabnya? Nah, berikut ini beberapa penyebab baterai vape bocor antara lain:
1. Baterai Terjatuh atau Terbentur
Benturan keras bisa menyebabkan kerusakan baterai maupun lapisan pelindungnya. Jadi, apabila baterai sudah terjatuh dan merusak tampilan luar pada baterai, sebaiknya jangan lagi digunakan.
2. Terjadi korsleting
Korsleting terjadi ketika terminal baterai bersentuhan dengan logam atau ketika lapisan pelindungnya rusak. Arus yang mengalir berlebihan bisa membuat baterai jadi panas dan berpotensi mengalami kebocoran.
3. Penggunaan Charger yang Tidak Sesuai
Penyebab selanjutnya adalah penggunaan charger yang tidak kompatibel, rusak, atau tidak sesuai spesifikasi device. Hal ini dapat meningkatkan resiko terjadinya masalah saat pengisian daya. Oleh karena itu, gunakan charger yang direkomendasikan untuk baterai dan device mu
4. Baterai Sudah Aus atau Rusak
Baterai yang sudah lama kamu gunakan dapat mengalami penurunan performa. Jika ada kerusakan fisik, panas berlebih, atau kebiasaan pengisian yang kurang tepat, risiko masalah akan lebih meningkat.
5. Penyimpanan Kurang Tepat
Menyimpan baterai bersama benda-benda logam seperti kunci, koin, atau logam lainnya berisiko menyebabkan korsleting. Terpapar suhu panas juga menjadi faktor kebocoran pada baterai.
Cara Mengatasi Baterai Vape Bocor
Kalau kamu mengalami kebocoran baterai pada vape, jangan coba-coba untuk memperbaikinya sendiri. Berikut ini cara mengatasi baterai vape yang bocor agar lebih aman:
1. Hentikan Penggunaan
Jangan gunakan vape atau mengisi daya baterai yang rusak atau bocor. Jika baterai panas, mendesis, mengeluarkan asap, atau menandakan kebocoran lainnya, sebaiknya jangan disentuh atau jangan digunakan kembali.
2. Jangan Membongkar atau Menambal Baterai
Hindari menusuk, menekan, membuka, memanaskan, atau mencoba menambal baterai. Jika memang sudah rusak, sebaiknya jangan dipakai lagi.
3. Hindari Kontak dengan Cairan
Jika ada cairan yang berasal dari baterai, sebaiknya jangan menyentuhnya langsung. Jauhkan dari orang lain.
4. Ganti dengan Baterai Baru
Baterai yang bocor, menggembung, ataupun penyok sebaiknya jangan lagi digunakan karena hal tersebut sudah menunjukkan tanda kerusakan. Sebaiknya jangan kamu pakai lagi dan ganti dengan baterai yang baru.
Rekomendasi Baterai Vape Terbaik
Kalau kamu menggunakan vape yang baterainya bisa dilepas pasang, sebaiknya pilih baterai yang spesifikasinya oke.
Salah satu opsi yang bisa kamu pertimbangkan adalah baterai Vrk x TRML PVR 18650. Baterai ini memiliki spesifikasi sebagai berikut:
- Kapasitas: 2.000 mAh
- Tegangan nominal: 3.7V
- Max. Discharge Current: 25A
- Tipe: 18650
Baterai ini bisa kamu pilih jika membutuhkan baterai 18650. Sebelum membeli, pastikan juga informasi produk dan keaslian baterai melalui penjual yang terpercaya. Kamu bisa melihat detail produk dan ketersediaannya melalui Vape On Store terdekat atau bisa juga melalui E-commerce.
Jadi, baterai vape yang bocor jangan pernah kamu anggap sepele. Jika memang sudah rusak, sebaiknya jangan lagi digunakan, karena jika dipaksa, akan lebih merusak device kamu.
Pilih baterai pengganti yang spesifikasinya sesuai dengan device kamu dan rawat dengan benar agar aktivitas vaping kamu tidak terganggu. Jika tertarik dengan artikel ini, jangan lupa share dan terus ikuti artikel-artikel kami lainnya yang membahas seputar dunia vape!
Artikel terkait baterai:


