Tren beralih ke vape atau rokok elektrik kini menjadi semakin populer, terutama bagi mereka yang ingin mengurangi konsumsi rokok konvensional. Namun, buat kamu yang baru dalam dunia vaping terkadang masih bingung cara memilih vape yang benar.
Karena banyaknya pilihan perangkat di market, tentunya membeli perangkat yang cocok denganmu akan sangat rumit.
Akan tetapi, dengan pemahaman yang benar, memilih kombinasi yang tepat dengan kebutuhan kamu tidak akan terasa sulit.
Oleh karena itu, pada artikel kali ini kami akan menyajikan tips untuk kamu atau para pemula lain agar tidak salah pilih perangkat vape yang ingin kamu beli.
Kenapa Memilih Vape Tidak Bisa Sembarangan?
Saat baru terjun dalam dunia vaping keputusan awal yang bisa kamu lakukan adalah kamu harus menentukan atau memilih jenis vape yang cocok buat kamu.
Banyak pemula tergoda memilih vape karena desainnya yang terlihat keren atau FOMO (ikut-ikutan). padahal setiap jenis vape punya spesifikasi teknis, sistem penguapan, dan tujuan penggunaan yang berbeda.
Asal memilih vape bisa menyebabkan banyak masalah, seperti rasa yang keluar kurang maksimal, cartridge mudah gosong, salah pilih kadar nikotin, sampai rugi berkali-kali karena harus gonta-ganti perangkat hingga aksesorisnya.
Karena vape bersifat personal, yang cocok buat orang lain belum tentu cocok buat kamu. Menyesuaikan kebutuhan personal setiap orang yang beda-beda. Sehingga, memilih vape tidak bisa sembarangan dan harus sesuai dengan preferensi pribadi.
Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Memilih Vape
Sebelum memilih vape ada beberapa hal yang harus diperhatikan, antara lain:
Jenis-Jenis Perangkat Vape
Memilih jenis device ini bisa dilihat dari keinginan atau kebutuhan kamu, apakah kamu pemula, perokok yang baru pindah ke vape, atau kamu adalah orang yang udah lama ngevape. Berikut beberapa jenis device yang bisa kamu pilih:
- Pod Vape
Perangkat ringkas yang lebih kecil, ringan, dan portabel dari pada vape konvensional. Pengoperasian pod vape cenderung mudah tanpa pengaturan rumit, cocok untuk menemani aktivitas sehari-hari kamu. Pilihan device ini cocok untuk pemula atau kamu yang baru beralih dari rokok konvensional. - Mod Vape
Perangkat ini memiliki desain lebih besar serta kompleks, baterai berkapasitas tinggi dan pengaturan daya atau suhu. Perangkat ini mampu mengeluarkan lebih banyak uap, dengan menggunakan berbagai jenis coil dan tank. Perangkat ini biasanya di gunakan oleh vapers yang sudah berpengalaman. - All-In-One (AIO)
Perangkat yang menggabungkan antara Pod dan Mod dalam satu unit. Device ini lebih mudah di gunakan daripada Mod dan memberikan performa lebih tinggi dari Pod. AIO bisa menjadi pilihan kamu jika mencari keseimbangan antara kemudahan dan fleksibilitas. Namun, perawatan rutinnya cukup rumit jika penggunanya belum berpengalaman.
Jenis-jenis Liquid Vape
Sebelum membeli liquid vape, penting untuk mengetahui bahwa setiap jenis liquid memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda.
Pemilihan liquid yang tepat akan memengaruhi kenyamanan saat vaping, rasa yang dihasilkan, hingga kadar nikotin yang masuk ke tubuh. Berikut beberapa jenis liquid vape yang paling umum untuk pasar Indonesia:
- Freebase
Liquid freebase adalah jenis liquid yang menggunakan nikotin murni dengan sensasi throat hit atau rasa “menghentak” di tenggorokan yang lebih terasa. Umumnya memiliki kadar nikotin yang lebih rendah, seperti 3 mg atau 6 mg, sehingga cocok digunakan dengan perangkat berdaya tinggi seperti mod dan menghasilkan uap yang banyak. - Salt Nicotine (Saltnic)
Saltnic merupakan liquid untuk pod yang menggunakan nikotin jenis nicotine salt sehingga terasa lebih halus saat dihirup meski memiliki kadar nikotin yang tinggi, misalnya 20–50 mg. Jenis ini cocok untuk perokok yang baru beralih ke vape karena mampu memberikan sensasi nikotin yang lebih cepat tanpa rasa terlalu kasar di tenggorokan. - Pods Friendly
Pods friendly adalah liquid yang diformulasikan khusus agar aman dan optimal digunakan pada perangkat pod. Kadar VG dan PG-nya dibuat lebih seimbang sehingga tidak mudah menyebabkan coil cepat rusak, tetap menghasilkan rasa yang baik, dan memberikan pengalaman vaping yang nyaman pada perangkat berdaya rendah.
Jika kamu ingin mengetahui seperti apa produk-produk liquid, kamu bisa mampir ke website www.tetraindonesia.co.id dan sekaligus melihat varian rasa apa saja yang mereka tawarkan.
Kemudahan Penggunaan
Pod vape menjadi pilihan yang paling mudah di gunakan bagi pemula, karena memiliki sistem otomatis dan minim pengaturan, daripada Mod. Device ini paling cocok menemani kegiatan sehari-hari kamu.
Cara Merawat Vape
Pod umumnya minim perawatan karena tinggal ganti cartridge baru jika sudah gosong. Sementara, Mod dan AIO menuntut perawatan yang lebih ekstra. Seperti membersihkan komponen tank hingga mengganti kapas dan coil secara berkala.
Budget Memilih Vape
- Pod vape, memiliki harga kisaran Rp.80.000 – Rp.500.000.
- Mod vape, menawarkan harga mulai dari Rp.300.000 – puluhan juta.
- AIO, memberikan harga sekitar Rp.350.000 – Rp.2.000.000.
Jangan hanya menghitung harga beli awal, namun, sesuaikan dengan biaya operasional jangka panjang. Mulai dari harga cartridge, isi ulang untuk Pod, atau kebutuhan baterai eksternal, charger khusus, coil, dan kapas untuk pengguna Mod, dan AIO.
Rekomendasi Vape TRML untuk Pemula
Memilih device yang tepat sangat penting karena membantu pengguna untuk menikmati sensasi vaping dengan nyaman sesuai kebutuhan. TRML menawarkan Pod atau device yang cocok bagi pemula.
Berikut ini adalah rekomendasi perangkat yang cocok untuk pemula dari TRML:
TRML T28

TRML T28, adalah pod system praktis dengan desain premium dan memberikan pengalaman vaping yang praktis namun tetap berkualitas. Menggunakan synthetic leather dengan motif logo TRML pada body, memberikan kesan eksklusif dan dengan berat 60 gram device ini nyaman digenggam.
Pod ini memiliki baterai 800 mAh dengan pengisian cepat USB Type-C 5V/1A, mendukung penggunaan dalam aktivitas sehari-hari. Dengan cartridge 2 ml dan coil 0.8 ohm, pod ini mampu menghadirkan rasa liquid yang optimal.
Dengan harga Rp.170.000 saja kamu bisa mendapatkan TRML T28 dengan kualitas terbaik tanpa mengorbankan performa.
Spesifikasi produk:
- Dimensi: 23,6 x 14,6 x 105mm
- Berat: 60g
- Kapasitas cartridge: 2ml
- Baterai: 800mAh
- Pengisian daya: Type-C 5V/1A
- Bahan: Zinc Alloy + PCTG
- Resistensi: 0.8Ω
- Kontrol aliran udara: Side button airflow control
Desain menarik dengan berbagai pilihan warna
- Onyx Black
- Rich Brown
- Soft Pink
- Midnight Blue
- Jet Black
- Earthy Brown
- Emerald Green
- Clean White
TRML T88

TRML T88 adalah mod dari brand TRML yang menggunakan potensio dengan baterai terpisah. Mengusung konsep compact dengan tampilan minimalis namun tetap elegan.
Mod ini dibekali tombol pengaturan watt dan layar TFT yang informatif. Sehingga, pengguna dapat mengatur daya dan memantau performa sekaligus. Dengan bodi aluminum alloy memberikan kesan yang kokoh dan aethetic.
Dengan merogoh kocek Rp.750.000 kamu bisa mendapatkan device yang memberikan sensasi ngebul maksimal.
Spesifikasi produk:
- Ukuran: 83,2 x 37 x 27,5 mm
- Bahan: Aluminium Alloy
- Konektor: 510
- Layar: 0,96 inci TFT Screen
- Output Daya: 5W – 88W
- Tegangan Kerja: 3.2V – 4.3V
- Output Tegangan: 1.0V – 8.5V
- Rentang Resistensi: 0.08Ω – 3.5Ω
- Pengisian Daya: USB Type-C
- Arus Pengisian: 2000mA
Varian warna:
- Black Panther
- Iron Grey
- Stardust
- Purple Lollipop
- Scarlet Pink
Baca juga: Mod Lokal Terbaik di Indonesia: Pilih Mod dari TRML!
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemula Saat Memilih Vape
Terutama bagi pemula, harus banyak belajar dari perjalanan awal vapers, agar kesahalan tidak terulang. Berikut kesalahan yang sering dilakukan pemula saat memilih vape antara lain:
- Memilih Device Hanya Berdasarkan Tampilan atau Harga
Seringkali pemula membeli vape karena desainnya yang terlihat menarik atau harga yang murah. Tanpa melihat jenis dan kualitas device yang mereka pilih. - Salah Memilih Device
Pemula sering tidak menyesuaikan device dan tujuan vaping. Seperti memilih Mod yang kompleks padahal baru mulai. - Salah Memilih Liquid atau Kadar Nikotin
Pemula sering salah pilih rasa karena FOMO, padahal setiap orang punya preferensi masing-masing. - Tidak Memeriksa Kesesuaian Coil dan Liquid
Tidak semua coil cocok untuk semua jenis liquid, salah pairing bisa membuat rasa hambar atau asap tidak optimal. - Menghirup Sisa Liquid Sampai Habis
Menghirup sisa liquid hingga tetes akhir menyebabkan sensasi tidak nyaman pada tenggorokan. Ini karena Pod tidak memiliki cukup liquid untuk menjaga coil tetap basah.
Penutup
Sebelum memulai vape alangkah baiknya kamu menggali informasi tentang device apa yang cocok sesuai kebutuhan kamu. Pilih device yang sesuai dengan gaya vaping kamu.
Kalau pemula kamu bisa memulai dengan menggunakan TRML T28. Namun, jika kamu ingin mencoba pengalaman yang lebih dalam dunia vaping, kamu bisa menggunakan TRML T88.
Dengan membaca artikel ini semoga kamu terhindar dari kesalahan yang sering dilakukan pemula saat memilih device. Share artikel ini dan ajak temen vapers kamu untuk mempelajari berbagai hal lebih dalam tentang dunia vaping.


